
Provinsi Kalimantan Barat,merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki warisan kuliner unik tercermin dari budaya suku Melayu yang identik dengan berbagai hidangan dan minuman tradisional berbahan dasar rempah yang kuat. Salah satu minuman tradisional khas budaya Melayu di Kalimantan Barat adalah “air serbat”. Minuman sejenis sirup ini dalam bahasa melayu Pontianak sering disebut Aek Serbat merupakan minuman tradisional sebagai hidangan penutup suku Melayu.
Pada kebudayaan Melayu Kalimantan Barat air serbat disebut sebagai air pengusir tamu yang menjadi tanda acara sudah berakhir dan para undangan dipersilahkan untuk meninggalkan lokasi. Air serbat terbuat dari campuran rempah yang terdiri atas kayu manis, kapulaga, adas manis, bunga lawang, jahe, daun pandan, cengkeh dan kayu secang yang diseduh, sehingga menghasilkan warna seperti merah hati.
Aek Serbat bisa disajikan dalam bentuk hangat seperti minum teh manis ataupun dingin, khasiatnya sama menyegarkan tubuh berdasarkan beberapa penelitian salah satunya yang dimuat dalam jurnal agroteknologi dan jurnal sosiologi dan antropologi pada Oktober tahun 2025 dipaparkan secara ilmiah kandungan rempah rempah dalam aek serbat miliki empat fungsi kesehatan: menghangatkan tubuh, menjaga stamina, meredakan keluhan pada kaki, dan memberikan kenyamanan pada lambung. Pemaknaan ini selaras dengan sifat bioaktif rempah, seperti eugenol dan sinamaldehid yang menghasilkan efek hangat, polifenol dan flavonoid yang mendukung metabolisme energi, brazilin dan myristicin yang bersifat antiinflamasi, serta senyawa gastroprotektif pada kapulaga, pandan, dan adas manis. Temuan ini menunjukkan bahwa air serbat merupakan produk biokultural yang menghubungkan tradisi kuliner, pengalaman sensori, dan mekanisme fitokimia, sehingga memperlihatkan keberlanjutan pengetahuan gizi tradisional dalam konteks kesehatan modern.
Bagi saya minuman aek serbat adalah minuman yang sakral karena selain baik diminum untuk menjaga kesehatan, minuman ini juga disajikan di acara acara serius, seperti selamatan, pengajian atau acara pernikahan yang bersifat sakral, walau disajikan cenderung sebagai hidangan penutup, tapi aek ini bukan lah pengusir tamu, tapi pengusir lemak jahat dalam tubuh setelah para tamu mendapat sajian makanan berat yang mengandung lemak dan koleterol, maka aek serbatlah yang jadi penawarnya
sumber;
- Hildawati, dkk. Air Serbat Sebagai Sumber Fitonutrien Tradisional Masyarakat Melayu di Kota Pontianak, Jurnal Sabana (Sosiologi, Antropologi dan Budaya Nusantara), Volume 4 Desember 2025
- Hamzah Akram Maulana, dkk. Inovasi Formula Food Pairing Serbat Sparkling Minuman Tradisional Pendamping Sandwich Generazi Z Sebagai Moodbuster Fungsional. Jurnal Agritecho. Volume 18 No 2 Oktober 2025
- Yanesti Nuravianda Lestari, dkk. Pengembangan dan Uji Sensori Produk Serbat Herbal Minuman Peningkat Daya Tahan Tubuh. Jurnal Givas Volume 5 No.1 Mei 2021