Asal Usul Bingke Berendam

Di Kota Pontianak, ada salah satu kue kudapan  yang sering dicari untuk hidangan berbuka puasa di bulan Ramadhan ataupun kue pelengkap acara seperti pernikahan, pengajian, arisan keluarga maupun selamatan.   Rasanya manis gurih dengan tekstur lembut untuk varian ada yang original, keju susu, ubi rambat, pandan, dan kacang hijau, umumnya berwarna kuning terang dan kecoklatan ada juga yang berwarna hijau pandan tergantung bahan baku olahannya.

Orang Pontianak menyebutnya kue Bingke Berendam, Kue ini bertekstur lembut, basah, dan manis, terbuat dari campuran telur, santan, tepung, dan gula, yang dipanggang lalu disajikan “berendam” dalam sirup gula. 

Menurut hikayat kue ini berasal dari Kalimantan Selatan Banjarmasin, Berasal dari tradisi masyarakat Banjar dan dipercaya sudah ada sejak ratusan tahun lalu sebagai sajian istana. Berdasarkan berbagai sumber referensi sejarah , resep dari kue ini dibuat oleh Putri Junjung Buih. Ia merupakan seorang Raja Putri dari Kerajaan Negara Dipa menurut hikayat Banjar. Sang Putri membuat resep ini memang untuk disajikan kepada para bangsawan.

“Barandam” dalam bahasa Banjar berarti “terendam”, merujuk pada penyajian kue yang disiram atau direndam dalam kuah gula merah/gula putih.

Dari Banjar resep kue istana ini dibawa  ke Pontianak oleh para keturunan Banjar yang cukup banyak bermukim di Pontianak, sehingga menjadi sajian kudapan regional yang merakyat.

Apabila diperhatikan maka ada ciri khas yang menjadi identitas unik dari kudapan ini. Salah satunya terlihat dari bentuknya yang kerap dibuat menyerupai sekuntum bunga. Warnanya yang kuning keemasan ketika dipanggang menggunakan cetakan berbentuk bunga menjadikan kue ini berbeda dari yang lain.

Kemudian jika dilihat dari teksturnya, kudapan ini lembut dan empuk sehingga mudah dipotong dan dimakan. Keunikan lainnya, kudapan ini termasuk ke dalam 41 jenis kue untuk acara-acara istimewa sesuai tradisi suku Banjar. Misalnya seperti pernikahan ataupun selamatan.

Meskipun dapat ditemukan sepanjang tahun, Kue Bingke sebutan orang melayu Pontianak,   menjadi primadona pada bulan Ramadhan. Sebab tekstur dan rasanya banyak disukai dan dianggap cocok menjadi hidangan untuk berbuka puasa.

Untuk beberapa merk dan rasa yang dijual di Pontianak sebut saja ada Bingke Al Fajar, Bingke Anggrek, Bingke Kamboja, Bingke Khatulistiwa dan Bingke 61 yang bisa diperoleh di Pusat Penjualannya di Jalan Adi Sucipto Pontianak, Jalan KH. Wahid Hasyim, Jalan Tanjung Raya I, Jalan Tanjung Raya II dan Jalan Tanjung Pura.

SUMBER :

  1. kumparan.com/hipontianak/5-varian-rasa-kue-bingke-pontianak-yang-jadi-incaran-untuk-buka-puasa-1 6 April 2022.
  2. bake.co.id/kue-bingka-kue-khas-kalimantan-yang-menggugah-selera/4 Agustus 2023.

Leave a Reply