Asal Usul Lambang Kota Pontianak

Kota Pontianak terletak pada garis Khatulistiwa dengan ketinggian berkisar antara 0,1 sampai 1,5 meter di atas permukaan laut. Pontianak beriklim tropis dengan suhu udara berkisar antara 28 sampai dengan 33 derajat Celcius. Kota Pontianak dilalui oleh dua buah sungai yakni Sungai Kapuas dan Sungai Landak

Kedua sungai itu diabadikan dalam lambang Kota Pontianak. Kota ini memiliki luas wilayah 107,82 kilometer persegi. Sebagai kota yang dekat dengan permukaan laut dan dialiri sungai maka kota Pontianak merupakan kota yang rawan terhadap bencana banjir terutama jika terjadi kenaikan pasang air laut yang menyebabkan meluapnya sungai Kapuas terutama didaerah dataran rendah. Kota Pontianak  dipisahkan oleh Sungai Kapuas Besar, Sungai Kapuas Kecil, dan Sungai Landak. menurut sejarahwan Kalimantan Barat Syafaruddin Usman MHD lambang Kota Pontianak dirancang pada tahun 1960. Berdasarkan arsip Pemerintah Kota Pontianak diketahui pada 17 Februari 1959, DPRD Kotapraja Pontianak dengan surat nomor 5/Kpts/DPRD/1959 membentuk suatu “Panitia Lambang Kotapraja Pontianak“ yang bertugas merancang Lambang Kotapraja Pontianak.

Panitia atau Tim Perancang Lambang  Kota Praja Pontianak lambang yang digunakan hingga sekarang, terdiri dari Mohamad Arief Satok (Ketua), Ronald Harun Rasjid (Wakil ketua), Imlhas Dyzs (sekretaris I), Achmad Noor (Sekretaris II), para anggota Sjarief Osman Alkadrie, Mohamad Noor (Guru Nong), Munzirin AS, Abdurahman On dan M Saleh H Thalib.

Untuk merancang lambang kota ini, panitia hanya diberi jangka waktu satu bulan. Dalam tempo yang sangat singkat. Dan rancangan ini memang rampung dalam waktu tersebut yang kemudian dipaparkan oleh Ahmad Noor di dalam Sidang Pleno (paripurna) DPRD Kotapraja Pontianak, April 1960.

Adapun filosofi dari lambang Kota Pontianak menceritakan didirikan nya Kota Pontianak dengan permohonan Ridho Tuhan Yang Maha Esa pada tanggal 23 Oktober 1771 dibawah Garis Khatulistiwa didaerah tiga cabang sungai, mempunyai hasil dasar Karet dan Kelapa dengan sifat – sifatnya yang terpuji, menuju masyarakat adil dan makmur berlandaskan Pancasila sesuai dengan Falsafah Negara Republik Indonesia.
Lambang Kota Pontianak digambarkan sebagai berikut:

  • Bentuk Lambang berupa bulatan Kubah
  • Pada sisi sebelah kanan 23 lembar daun Karet dan di sisi kiri 10 lembar daun Kelapa
  • Diantara daun-daun tersebut menyinar dari bawah keatas 5 sinar dan pangkal sinar ditulis angka 1771
  • Ditengah-tengah melintang garis Khatulistiwa diatas sungai bercabang tiga
  • Tulisan KOTA PONTIANAK membentang dari pangkal daun Karet sampai kepangkal daun Kelapa

Lambang Kota Pontianak